Banpres bukan presban ~eter~
Sambil menunggu motor selesai di service isi waktu luang dengan belajar menulis blog saja, Cerita ini sudah lama sekali sampai saya kurang ingat kapan waktu pastinya kira-kira saya masih kelas 4 atau 5 SD dimana sore itu sekitar 25 warga di minta untuk berkumpul ke lapangan desa yang jaraknya kurang lebih 3-4 km dari rumah dengan terlebih dahulu menuruni jurang melewati kali dan mendaki bukit yang curam dengan kemiringan hampir 70 derajat memang saat ini sudah jarang yang lewat kesana karena lebih memilih menggunakan jalan alternative dengan memutar melewati beberapa desa menggunakan kendaraan, sebenarnya yang diminta berkumpul adalah kepala keluarga namun saat itu bapak sedang merantau untuk memetik cengkeh ke desa tetangga disana bapak sudah kerja sampai berbulan-bulan selama musim cengkeh, jadi yang mewakili untuk berkumpul adalah ibu dan saya. Saat sudah sampai di lapangan saya liahat beberapa ekor sapi di tempatkan menjadi satu, sapi-sapi itu telinganya di tindik dengan plas...